3 Saringan Ucapan Sebelum Public Speaking

seminar public speaking, training public speaking, seminar bisnis, seminar marketing, ESQ Quantum Excellence, Diskon Seminar ESQ, Public Speaking Training Jakarta

Pelatihan Public Speaking – Banyak hal yang dapat kita pelajari dari hal-hal di sekitar kita. Seperti halnya pada kisah berikut seperti dikutip training esq.

Suatu hari, ada seorang guru yang bijak bertemu dengan kenalannya. Lalu Guru itu mengatakan,
“Tahukah Anda, apa yang baru saja saya dengar tentang salah satu murid Anda?”

“Tunggu dulu,” jawab sang guru. “Sebelum Anda cerita tentang murid saya, saya ingin Anda melewati ujian kecil yang saya namakan ujian saringan tiga rangkap. Anda harus mengikuti semua tahap dalam ujian ini.

Ujian pertama ini adalah ujuan saringan KEBENARAN.”

Sang Guru pun bertanya terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan kebenaran yang akan disampaikan oleh kenalannya itu.

“Apakah Anda yakin dengan KEBENARAN yang ingin Anda katakan tentang murid
saya?” tanya guru.

“Tidak, saya tidak tahu apakah hal ini benar, namun saya mendengarnya dari
banyak orang di luar sana,” kata kenalannya tersebut.

“Baiklah, jadi Anda tidak tahu kebenaran kabar tersebut kan? Sekarang kita coba masuk
saringan yang kedua yaitu saringan KEBAIKAN.”

“Saya ingin tahu, apakah yang ingin Anda ceritakan adalah sesuatu yang baik tentang murid
saya?” tanya sang guru.

“Bukan sesuatu yang baik, tetapi justru sebaliknya,” jawab orang tersebut.

“Jadi Anda ingin menceritakan sesuatu yang buruk tentang murid saya walaupun
Anda tidak mengetahui persis kebenarannya?”

Pria itu kaget dan merasa malu.

“Baik, kita lanjutkan. Sekarang kita sampai kepada saringan terakhir namanya saringan
MANFAAT. Apakah cerita yang ingin Anda sampaikan berguna untuk saya?”

“Tidak, tidak sama sekali,” jawab pria tersebut.

“Kalau begitu, jika apa yang ingin Anda sampaikan kepada saya tidak benar,
tidak baik, dan tidak berguna, kenapa ingin menceritakannya kepada saya?”
tanya sang guru.

Pria itu pun malu dan segera berlalu. Nah, apa yang dapat Anda simpulkan dari kisah diatas?

Kisah tersebut mengajarkan kita untuk berhati-hati dalam berucap, apalagi jika menyampaikannya di depan orang banyak. Jangan sampai kalimat yang kita lontarkan malah menyakiti hati seseorang. Begitupula dalam sebuah TRAINING PUBLIC SPEAKING. Kita diajarkan untuk tampil didepan khalayak dengan benar, agar apa yang kita sampaikan tidak menyakiti hati orang lain.
.
Hal ini sangatlah penting, sebab ucapan itu bagai sebuah peluru yang melesat dari selongsongnya dan bisa membunuh jiwa tak bersalah, keduanya tidak akan bisa ditarik kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *